Breaking

LightBlog

Minggu, 21 Januari 2018

Perbedaan Ozone & Alkaline Water



Ozon telah digunakan sebagai desinfektan untuk air minum sejak akhir abad ke-19. Air ozonated diinfuskan dengan gas ozon. Istilah 'air alkali' dapat mengacu pada air yang memiliki tingkat pH lebih tinggi dari 7, namun lebih umum digunakan untuk menggambarkan air yang disaring oleh proses pengion yang mencoba membersihkan air dari unsur asam.
Penggunaan Air Ozonasi
Air ozonated digunakan untuk merawat dan mengolah makanan. Ini bisa memperpanjang umur buah dan sayuran sedikit karena membunuh bakteri. Beberapa produsen air minum kemasan dan sistem air minum kota lebih memilih untuk mendisinfeksi air mereka dengan ozon dan bukan klorin, yang membentuk beberapa produk sampingan kimia berbahaya. Air ozonated juga digunakan untuk membersihkan permukaan kerja dan mencuci pakaian.
Penggunaan Air Alkali
Air alkali tidak memiliki kegunaan industri. Orang yang menggunakannya cenderung melakukannya untuk konsumsi pribadi, seperti menggunakannya dalam memasak, menyiapkan teh dan tanaman air. Tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa air alkali memberi manfaat bagi orang yang mengkonsumsinya, dan melaporkan sebaliknya adalah anekdotal. Bila dikonsumsi oleh individu, air dengan kadar alkali tinggi dinetralkan oleh asam lambung, tidak menghasilkan efek yang jelas.
Kekurangan Penggunaan Air Ozonasi
Minum air ozonated tidak terbukti menyebabkan manfaat kesehatan jangka panjang. Kecuali Anda membeli air pra-ozonasi, proses ozonasi membutuhkan listrik. Ini berarti jika Anda berada dalam pemadaman listrik, Anda bisa tanpa minum air putih. Juga, biaya peralatan yang dibutuhkan untuk ozonasi air lebih tinggi daripada metode pengolahan air lainnya, dan pengolahan air dengan ozon menciptakan bromat sebagai produk sampingan. Badan Perlindungan Lingkungan A.S. menyatakan bahwa paparan jangka panjang terhadap bromat dapat meningkatkan risiko kanker pada individu tertentu.
Kerugian Penggunaan Air Alkali
Tidak ada kekurangan yang diketahui untuk minum air alkali. Perhatian mungkin diperlukan untuk banyak klaim tentang air alkali. Pelaku ioniozer air sering mengiklankan bahwa konsumsi air alkali menyebabkan hasil yang nyaris ajaib, yang tidak demikian. Ini bisa diterima sebagai metode untuk mengobati air yang tidak disinari, namun menggunakannya untuk mengobati air keran tidak akan membuat air lebih sehat. Ionisasi air bisa menghabiskan biaya sekitar $ 1.000, sampai 2011.
Perbandingan Air Ozon dan Air Alkali
Dalam perjalanan kehidupan sehari-hari orang Amerika, dia mengkonsumsi air dan air ozonated dengan kandungan alkali tinggi, dari minum air ledeng dan air kemasan masing-masing. Minum satu jenis air tertentu tidak ada manfaatnya, tapi air ozon mungkin mengandung bromat, yang air basa tidak. Air alkali tidak menawarkan manfaat yang diketahui dibandingkan dengan air ledeng atau air kemasan.



Ozone Water and Alkaline Water Comparison

In the course of an average American's daily life, he consumes both ozonated water and water with a high alkaline content, from drinking tap water and bottled water respectively. Drinking one particular type of water has no advantage, but ozonated water may contain bromate, which alkaline water does not. Alkaline water offers no known benefits in comparison to tap water or bottled water.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Adbox